Kuat Untuk Diri Sendiri
Apa arti kebahagiaan menurutmu?
Sebesar apa porsi kebahagiaanmu?
Kapan kamu harus bahagia?
Dengan cara apa kamu mendapatkan kebahagiaan?
Apa – mengapa – dimana – siapa – kapan – bagaimana. Terlalu
jauh otakmu memikirkan kebahagiaan untuk dirimu sendiri yang selalu mengaku
belum jadi apa – apa. Sedangkan kau punya hidup yang harus diurus dengan baik
dank au punya mimpi yang harus kau capai. Bergerak saja tunggu ada niat dan
motivasi dari luar, bagaimana bisa kau mendapatkan apa yang kau pikirkan itu
cita – cita?
Motivasi itu datang dari dirimu sendiri. Motivasi terbesar
yang kau rasakan adalah dari dirimu sendiri. Jadi jangan jadi kaum rebahan yang
tidak membuat perubahan. Setidaknya buatlah perubahan pada dirimu sendiri. Bangkit
dari kasur dan bergegas melakukan apa yang ingin kau lakukan, itu bisa merubahmu menjadi kaum rebahan high quality. Tidak
ada manusia di dunia ini yang tidak suka rebahan. Membaringkan tubuh dan
bermalas – malasan adalah hal yang paling disukai banyak orang, tapi ada
beberapa orang yang menjadikan rebahan itu sebagai waktu untuk berpikir lebih
panjang tentang apa yang akan dilakukannya kelak. Setelah rebahan jangan lupa
bangun.
Ketika seseorang ingin menjadi ini itu dan blabla lainnya,
ia hanya bisa berpikir saat itu juga. Ia berpikir ketika sudah selesai
menonton, membaca, mendengar apa yang ia lihat dan dengar tadi. Mungkin seperti
cerita motivasi orang lain, atau kutipan – kutipan motivasi penyemangat hidup dari
penulis – penulis besar yang menjadi idolanya. Ia hanya meniatkan disaat itu
saja, esok hari tiba pikirannya berubah seperti semula. Ia tak kuat dengan
perjuangannya sendiri yang masih bernilai nol. Ia merasa dirinya terlalu lemah
untuk mimpinya yang terlalu kuat. Sehingga ia berpikir ‘Aku tak akan bisa
menggapainya, sudahlah bayangkan saja sebelum tidur’.
Justru kau tak akan maju jika seperti ini. mengkhayal
memanglah indah, tapi itu hanya sebatas halu yang melintas dipikiran manusia. Sesuatu
yang sedang kau bayangkan itu membuatmu bahagia. Tapi bahagiamu juga sebatas
halu. Kau hanya bisa merasakannya dalam dirimu sendiri yang terkurung. Bahkan jati
dirimu tak bisa merasakannya yang padahal kau menginginkan halu itu menjadi
nyata.
Apalah arti hasil tanpa usaha.
Apalah arti usaha tanpa doa.
Kau itu manusia, punya otak yang selalu berpikir tanpa
henti. Bahkan saat kau termenung, kau masih berpikir. matamu memang memandang
kosong, tapi pikiranmu tak akan kosong. Baik itu pikiran yang hanya melintas
seperti kilat maupun pikiran panjang layaknya rel kereta api.
Jika kau sadar betapa hambarnya hidupmu, itu bukan berarti
kau tak mempunyai arti. Kau hanya sibuk memanjakan ego dan rasamu yang
sebenarnya itu mengganggu. Nyaman adalah jebakan. Jangan pernah terbuai larit
dalam kenyamanan. Sesuatu yang ingin dicapai itu selalu ada proses. Jika kau
menginginkan hasil yang sangat baik, artinya proses itu harus panjang dan butuh
pengorbanan. Jangan korbankan yang lain, korbankan saja dirimu juga semua rasa
dan ego yang telah merenggut khayalanmu hanya karena mereka menampilkan
kenyamanan dalam rasa dan ego tersebut.
Bangkit adalah cara terbaik
Konsisten adalah kuncinya
Fokus pada titik yang dituju
Sesekali lihat kebelakang untuk belajar
Boleh hiraukan kicauan mulut kanan kiri, tapi tetap fokus kedepan untuk melihat kebanggaan dan kebahagiaan dirimu
Manusia hanya butuh menguatkan dirinya saja. Yang bisa membuat
semua itu kuat hanya diri sendiri. Orang lain hanya pemeran pembantu dalam skenario
perjuanganmu. Tapi jangan lupa ucapkan terima kasih kepada sosok yang telah
menjadi pemeran pembantu dalam mensupport ceritamu. Mereka saksi nyata dalam
hidupmu. Kisah hidupmu tak akan hidup tanpa mereka.
Memiliki banyak support system menjadi bagian
terpenting dalam perjuanganmu. Kau akan kuat dengan sendirinya. Dukungan
itu akan menular kedalam dirimu.
~Tetap semangat,
ya~


Komentar
Posting Komentar